Categories
Tren di Indonesia

Beginilah Trend Marketing Terbaru Tahun 2021

Bagi kalian para pengusaha, apakah saat ini sudah berencana untuk membuat pemasaran dalam bisnis kalian di tahun 2021 ? atau dalam hal ini kalian hanya ingin mengetahui sebenarnya perkembangan trend marketing apa yang sedang terjadi di tahun 2021 ? … apapun itu alasannya, mengetahui Marketing Trend di tahun 2021 ini sudah menjadi hal yang sangat penting sekali. 

Alasannya sebenarnya memang Simpel, dimana Marketing sudah menjadi Topik yang selalu saja berkembang. Nah dari tahun ke tahunnya, akan ada saja tren yang patut sekali untuk disimak. Dan ini bisa saja menjadi salah satu tren yang berpengaruh langsung terhadap Industri maupun bisnis yang sudah kalian jalani. Contohnya : pada penelitian menunjukan bahwa sejak tahun kemarin, sudah terdapat 41 % bisnis yang sudah bisa memanfaatkan adanya sistem AI atau Artificial Intelligence di dalam proses bisnisnya tersebut. Selain itu, sebenarnya masih ada banyak lagi Marketing Trends di tahun 20021 yang memang perlu kalian ketahui. Seperti apa sih trend marketing tersebut ? untuk itu yuk langsung saja kalian lihat lebih rinci Trend Marketing yang begitu Hits di tahun 2021 ini ! 

Penggunaan dari Sistem Chatbot 

Jadi sistem Chatbot ini menjadi Program yang berbasis Artificial Intelligence atau AI yang mana sudah berfungsi langsung dalam melayani Live Chat dengan para konsumennya. Program ini bisa diatur sedemikian rupa agar nantinya mampu dalam menjawab pertanyaan selayaknya seorang Manusia Normal. Nah Teknologi Chatbot sendiri memiliki potensi perkembangan yang sangat besar. Nah pada tahun 2021 ini, sudah diprediksi sekitar 85% Interaksi melalui Konsumen yang akan dilakukan tanpa benar-benar mampu melibatkan manusia. Dalam kata lain, ini akan mampu mengubah cara bisnis dengan menyediakan Customer Service. 

Hal ini benar-benar wajar kok, mengingat lagi adanya teknologi kekinian yang pastinya akan sangat menguntungkan bagi kedua sisi yakni dari sisi Bisnis dan Konsumen. Di satu sisi lainnya, Bisnis ini tidak perlu merekrut adanya tenaga Customer Service dalam jumlah yang besar untuk bisa menyediakan fitur dari Live Chatnya. Nah disisi lain, konsumen ini bisa menghubungi bisnis kapanpun mereka inginkan dalam kurun waktu 24 Jam 7 hari masa kerja. Mereka nantinya bisa mendapatkan jawaban yang tepat  sasaran tanpa harus  berharap-harap cemas dengan keramahan Customer Servicenya. Ada banyak sekali bisnis yang sudah memakai bisnis ini seperti : Telkomsel ; BRI ; XL dan lainnya. 

Penggunaan dari Sistem Artificial Intelligence 

Sistem ini masuk sebagai Program atas kecerdasan buatan yang mana bisa memprediksi adanya Pola Sifat dan Aktivitas dari Konsumennya. Di tahun 20020 saja, sistem AI sudah digunakan oleh Mayoritas Produk dan Layanan Software di pasaran. Chatbot menjadi salah satu contoh teknologi yang mengandalkan AI. contoh dari teknologi lainnya yang mengandalkan sistem ini adalah Speech Recognition dan juga Automatic Content Generation.  Nah salah satu fitur dari Speech Recognition yang populer sendiri adalah Google Voice Search. 

Penggunaan dari Sistem Video Marketing 

Memang sesuai dari namanya, Video Marketing ini masuk ke dalam kategori dari Praktik Pemasaran dengan memanfaatkan adanya Video. Nah Video Marketing ini sudah termasuk ke dalam Marketing Trends pada tahun 2021 ini. Dikarenakan, konsumsi Video pada perangkat Mobile terus saja meningkat sekitar 100 % di setiap tahunnya. Bahkan di tahun 2020 kurang lebihnya sudah terdapat 85% bisnis yang menggunakan Video ini sebagai sebuah alat pemasaran. 

Nah pada umumnya, ketika benar-benar membahas mengenai Video Marketing, terdapat Platform yang dibicarakan langsung seperti : Youtube. Padahal dalam jangkauan ini, kalian bisa melakukan Video Marketing di Platform lainnya seperti halnya Facebook dan juga Instagram. Disini kalian juga bisa melakukannya di TikTok lho ! selain daripada itu, Statistik sudah menunjukan bahwa terdapat 96% Konsumen memanfaatkan adanya Video untuk membuat keputusan pembelian. Tentu saja ini menjadi peluang yang sangat bagus menurut kami. 

Penggunaan dari Sistem Social Stories 

Untuk saat ini sudah banyak sekali sosial media yang memiliki Fitur Stories, layaknya : Instagram ; Line ; Facebook ; dll. Kepopuleran dari Fitur ini tentu saja mengartikan bahwa Stories sudah menjadi sebuah fitur lengkap yang dianggap sangat amat potensial sekali. Buktinya, sudah banyak sekali manfaat yang memang bisa dinikmati dari Stories. Contohnya seperti halnya menggunakan Hastag dan juga Location Tag, dengan melakukan Survei melalui Polling, seperti halnya membuat Kuis dan langsung mengarahkan para pengunjung bermain ke dalam Website itu sendiri. 

Stories ini sendiri menjadi salah satu pemasaran yang perlu sekali kalian manfaatkan di tahun 2021. Tak hanya bisa dilirik oleh banyak platform saja, bahkan saat ini Youtube juga sudah memiliki fitur Stories dan banyak juga bran yang telah menggunakannya sebagai alat pemasaran itu sendiri. Contoh saja dari promosi menu yang diposting oleh Akun Instagram KFC maupun bisnis promosi lainnya dengan menggunakan Stories atau Iklan langsung dari pihak Instagram itu sendiri. 

Penggunaan Social Commerce 

Untuk sistem yang satu ini merupakan resmi gabungan antara Media Sosial dan juga E-Commerce. Sehingga, disini kalian bisa merasakan adanya manfaat dari keduanya melalui fitur tersebut. Dengan kata lainnya, kalian bisa melakukan penjualan melalui akun Sosial Media. Mungkin disini kalian pernah melihat contohnya dari akun-akun instagram yang mana mampu menjual produk melalui postingan atau Facebook Marketplace. Nah jumlah dari pengguna di setiap platform sosial media sudah menunjukkan adanya Trend Pertumbuhan dari tahun ke tahunnya. Inilah mengapa Social Commerce sudah menjadi salah satu marketing trends yang patut saja untuk diperhitungkan di tahun 2021 ini. 

Penggunaan Sistem dari Interactive Content 

Disini Content Tradisional seperti halnya Blog Spot pastinya hanya berfokuskan pada penyajian tulisan maupun gambar, maka Interactive dari Content bertujuan langsung dalam menyajikan adanya Fitur-Fitur yang juga mampu mengundang interaksi dari para pembacanya. Fitur ini bisa berbentuk : |1| Infografis Interaktif, |2| Berbentuk Survey, |3| Berbentuk Sebuah Polling, |4| Berbentuk Email Interaktif. 

Jenis dari konten ini perlu sekali kalian pertimbangkan. Karena, memang ada Survey yang membuktikan bahwa 91% konsumen akan jauh lebih tertarik dengan Interactive Content daripada Konten Tradisional itu sendiri. Jika disini kalian ingin mengetahui Contoh atas Interactive Content yang bagus, menurut situs Niagahoster.co.id kalian bisa langsung cek VIK atau Visual Interaktif Kompas. Dan ini sudah menjadi salah satu segmen di Website Kompas yang langsung saja menyajikan berbagai macam Informasi menarik dengan adanya Infografis Interaktif. 

Penggunaan Sistem  dari Voice Search 

Kalau Visual Search otomatis mencari gambar, maka Voice Search ini lebih mengarah melakukan pencarian dengan media bantu suara. Dengan kalian cukup berbicara saja, maka disini kalian sudah bisa menemukan adanya apa yang akan kalian cari. Bahkan disini kalian juga bisa memberikan perintah melalui fitur Voice Search. Apakah kalian perlu sekali mempertimbangkan adanya Voice Search ke dalam rencana pemasaran kalian ? sepertinya memang iya ! sebab pada tahun 2020 kemarin ini, sudah terhitung 50% pencarian dilakukannya melalui Voice Search. Lantas bagaimana cara mengoptimalkan Voice Search itu sendiri ? jadi disini Voice Search sangat amat mengandalkan kata-kata semantik saat menampilkan hasil pencariannya. Oleh karena itu, kalian bisa saja mulai dengan mempelajari tentang latent Semantic Indexing Keyword.